FF HYOHYUK – “I Can’t let you Go” part.3

TITLE           : I Can’t Let You Go..

AUTHOR      : Ulanchoi / @lovelyulan

Genre          : Drama romantic,tragedy

Pairing        : Hyoyeon SNSD,Eunhyuk SUJU,Sooyoung SNSD, Junho 2pm

Setting       : SEOUL,Korea selatan.

PART 3

ff Hyohyuk I can't Let You Go

ff Hyohyuk I can’t Let You Go

DELAPAN TAHUN KEMUDIAN..

Seorang laki-laki bermata Sipit berambut coklat memakai stelan pakaian jas senada berwarna putih kertas.tengah berdiri di depan mobil BMW-nya,Sese

kali lelaki itu melirik jam tangannya.yang melingkari pergelangan tangan kanan-nya.Wajah sedikit b

osan.Dan berekali-kali juga ia merubah gaya berdirinya.

Tak lama Seorang gadis Tinggi semampai berambut hitam pendek memakai kemeja lengan pendek berwarna putih dan rok tulip selutut berwarna Hitam.,berlari-lari kecil karena ia memakai high heels menghampiri lelaki yang nampaknya sudah mulai bosan menunggu gadis itu di luar rumah.

“Eunhyuk oppa,Mianhae,telah membuat mu menunggu lama.” Gadis i

a gelayutan manja di tangan Lelaki yang bernama Eunhyuk itu.

“Sudahlah Sooyoung,aku hanya punya waktu tinggal 15 menit lagi,Kalau tidak aku akan terlambat rapat hari ini.” Jelas Lelaki itu,seraya membukan pintu depan untuk sooyoung,dan sooyoung segera masuk kedalam BMW tersebut.

Mobil pun melaju meninggalkan rumah Sooyoung.

“Oppa?kelihatannya kau selalu sibuk akhir-akhir ini?” Ucap sooyoung sambil merapikan dandanannya.

“Ya begitu-lah,Karena perusahaan kami sedang dapat Job besar,maka kami harus serius menangani masalah ini.agar proyek ini berjalan dengan baik.” Jelas Eunhyuk masih terus serius menyetir memperhatikan jalan.

“Emm..gitu ya?” sooyoung hanya menyahuti seaadanya ia masih terlalu sibuk dengan Make-up nya.

“Kau sudah cantik Sooyoung,tak perlu berdandan berlebihan seperti ini.”

Sooyoung terkejut dengan apa yang baru saja dia dengar dari mulut

Eunhyuk.Sooyoung dengan perasaan malu,memasukan kemabali bedak,dan lipstiknya kedalam tas.

Tak lama mereka pun sampai di depan PARK Dapertement store tempat Sooyoung bekerja,Setelah lulus kuliah komunikasi SI,Sooyoung diterima bekerja di department itu,sebagai Marketing Maneger.Kerjaan Sooyoung cukup simpal hanya duduk dikursi yang empuk lalu menanda tangani proyek-proyek mana yang layak atau tidak untuk dipasarkan.Dan selain itu Sooyoung hanya perlu menghadir rapat-rapat pasar dengan Dapertement lain.makanya Sooyoun

g Harus berpenampilan cantik dan menarik.

Begitu Sooyoung turun dari mobil Eunyuk,Eunhyuk membuka Jendela sebelah kanannya dan berkata pada sooyoung “Sooyoung,aku minta maaf mengantarmu sampai sini saja ya?Aku sungguh buru-buru.!”

“Tidak masalah Oppa,cepatlah berangkat..Bye Oppa!!” Sooyoung melambaikan tangannya begitu mobil Eunhyuk berjalan.

Sooyoung pun melangkahkan kakinya untuk berjalan ke dapartement store,yang lumayan jauh dari gerbang luar,karena Dapartement ini memiliki bangunan dan l

ahan luar yang sangat Luas dan megah.

Eunyuk pun tiba dikantornya.Dia dengan segera berjalan tergesa-gesa menuju lantai Empat tempat rapat yang dua menit lagi akan segera dimulai.

Setelah lulus kuliah dua tahun yang lalu,Eunhyuk telah dipercaya oleh appa-nya sendiri untuk memegang perusahaan keluarga,Eunhyuk tidak tanggung-tanggung diletakan Sebagai general Maneger oleh appa-nya.Maka Karena appanya telah memberi kepercayaan besar padanya.ia pun bekerja dengan sungguh-sungguh untuk melanjutkan kesukseksan peru

sahaan yang memproduksi alat-alat elektroknik canggih ini.

Eunhyuk membuka Pintu ruang rapat,ternyata rapat belum di mulai,dengan perasaan malu dan tidak enak Eunhyuk masuk kedalam ruangan karena telah telah sekian menit.Tanpa basa-basi lagi setelah meminta maaf Eunhyuk pun memulai acara rapatnya.

###

-Deeerrr—dreeettt—dreett.- Hanphone yang diletekan Eunhyuk d

iatas meja bergetar ringan,satu message masuk,Eunhyuk yang sedang duduk di kursinya meraih hanphone itu.Ia melihat tulisan yang tertera di LCD handphone itu.Ternyata SMS dari Sooyoung.Eunhyuk pun membaca nya dan segera membalasnya.

형제여, 당신은 도로의 슈퍼마켓 측면에서 날을 선택할 수 있습니다 내가 나를 위해 구매해야하지만, 내가 타고 택시, 어떻게 가야 게으른 것 같아??을 -Simak

Oppa,Bisakah kau jemput aku disupermarket pinggir jalan?Aku harus membeli keperluan ku,tapi ku pikir aku males untuk pulang  naik Taksi,bagaiman

a?-

-Ya,kau selalu seperti itu,baiklah tunggu oppa disitu,sebentar lagi oppa akan tiba—

-Gomawoyo oppa ^^, nan jamkkan! (aku tunggu!)-,     

 

Eunhyuk pun tiba di supermarket yang dimaksud oleh Sooyoung,Ternyata Sooyoung telah menunggunya di depan kasir,Eunhyuk pun menghampiri Sooyoung dan membantu sooyoung mengangkat Belanjaannya.disela perjalanan menuju pintu keluar supermarket mereka tak banyak bicara,hanya membicarakan hasil rapat mereka masing-masing yang menurut tim kerja hasilnya adalah lumayan.

Tiba-tiba di tengah perjalanan,Eunhyuk Ditepuk bahunya oleh seseorang.Eunhyuk menoleh kebelakang.

“Eunhyuk??itukah kau, oraemaniyeyo??!!” Seru lelaki yang membawa tentengan, dengan wajah tak percaya. “Astaga sedang apa kau,bersama..em,,siapa dia?”bisik Eunhyuk.

Eunhyuk menanggapinya dengan tersenyum,lalu mereka berpelukan erat.Sooyoung Nampak bingung,sebenarnya siapa lelaki aneh itu?.

“Ya!Junho,kau tidak pernah berubah ternyata setelah hampir dua tahun aku tak pernah bertemu dengan mu.” Eunhyuk bercanda dengan memukul lengan junho.Junho malah tertawa.

“Em..Sooyoung,perkenalkan ini Junho,dia teman oppa waktu kuliah.” Eunhyuk memperkenalkan Sooyoung pada Junho.

“Em..siapa gadis manis ini?apakah dia pacarmu?”Tanya junho.

Eunhyuk menatap sooyoung sebentar,Wajah sooyoung terlihat sedekit meronah.”Dia adalah sahabatku dari kecil.”

Sooyoung seperti disamber kilat mendengarnya.dan ia hanya bisa diam sekarang.

“Ah..sayang sekali,kukira dia pacarmu?!” Canda Junho,menggoda Eunhyuk.

“Sudahlah..”potong Eunhyuk.”Oh,iya 2 tahun ini kau kemana saja.aku tak pernah melihat mu berkeliaran dijalan lagi!” canda eunhyuk sambil tertawa.

“Aiisshh..Kau ini!Aku satu setengah tahun ini pergi ke luar negri mengunjungi pamanku,Lalu sudah lima bulan ini aku juga telah kembali ke korea sebenarnya,tapi aku juga tidak tau,kenapa baru bertemu kau sekarang?” Jelas Junho.

“Ouh..Itu karena kau tak mencoba menghubungi ku..Dan keluar negri bagian mana?“ Tanya Eunhyuk.

Tapi pertanyaan Eunhyuk Terpotong oleh suara hanphone Junho yang bordering,dan Junho pun langsung menerima panggilan masuk itu.

“Yoboseyo?ah..ya aku sudah selesai ,aku lagi bersama teman kuliahku,ah..oke aku akan kesana jangan kemana-mana ya Honey..Bye!” Junho pun mengakhiri pembicaraannya dan memasukan handphone ke dalam saku celananya kembali.

“Oh,iya Tadi kau Tanya apa?” lanjut Junho.

“Ah..lupakanlah,Sepertinya ada seorang Agassi yang telah menunggu,Pergilah jangan biarkan dia menunggu.” Seru Eunhyuk seraya tersenyum.

“rupanya kau mengupi pembicaraan ku tadi?” Junho menyipitkan sebelah matanya,dan menatap Eunhyuk dengan pandangan ‘mencurigakan’.

“Kau ini!”Eunhyuk memukul pelan kepala Junho,”Aku tak menguping tapi aku memang mendengarnya karena kau bicara begitu lantang.” Jelas Eunhyuk.

“Hhahaha..Ya ya aku tau,Oke Annyeonghi Kyeseyo, ddo mannayo”  Ucap Junho.

Annyeonghi Kaseyo”  Balas Eunhyuk dan Sooyoung bersamaan.Setelah itu Junho pun dengan langkah terburu-buru meninggalkan supermarket itu.

 

###

 

Dari Kejauhan Junho melihat seorang gadis yang berdiri membelangkangi di dekat mobilnya.Gadis yang berambut sebahu memakai dress selutuh warna hijau tua itu hanya terdiam.Dengan permainan jahilnya,Junho pen mengerjai Gadis itu,Ia berjalan dengan pelan-pelan agar tidak diketahui oleh si gadis,dan kemudian Junho menutup Mata Gadis itu dengan telapak tangannya.

“Junho,Lepaskan tanganmu!” Ucap gadis itu,yang sudah tau bahwa tangan itu milik Junho.

Junho melepas tangannya dari mata si gadis,DIa juga merubah air mukanya,jadi cemberut.”Tidak asik Kau Hyoyeon,Bagaimana kau tau bahwa itu aku?”

“Jelas aku tau,siapa lagi memangnya yang mempunyai tangan bau seperti mu?” canda hyoyeon.

Junho mincium telapak tangannya.”Memangnya bau ya??”

“Sudahlah cepat bukakan pintu mobilnya,Aku sudah capek berdiri.” Sela Hyoyeon.

“Baik Honey..” Junho membuka kunci tombol mobilnya.Hyoyeon pun langsung buka pintu dan masuk kedalam mobil.Junho pun juga sama.Dan mobil mereka pun meninggalkan Supermarket itu.

“Oh,iya Junho..aku tidak suka kau memanggilku dengan sebutan Honey seperti itu!menjijikan sekali tau..” Ucap Hyoyeon tiba-tiba begitu didalam mobil.

“Ah,menjijikan?aku ini tidak mengerti di manja ya?” ucap Junho sinis.

“Iya!” sahut Hyoyeon singkat.

“Arrrggghhh…Aku heran kenapa paman ku selalu bilang kau adalah anak yang manis dan baik,tapi kenapa dihadapan ku, kau selalu membantah ku?bahkan dipanggil Honey pun kau tak mau?Padahal kelak kita akan menikah.” Omel Junho panjang lebar.

Begitu Hyoyeon mendengar Jonho berkatan ‘akan menikah’.Hyoyeon yang sedang Minum pruty Juice yang tadi dibeli Junho disupermaket,jadi tersendak,Air jus-nya masuk ke dalam hidung sedikit dan membuat Hyoyeon terbatuk-batuk.

Junho memberhentikan mobilnya dipinggir jalan,dengan panic ia membantuk Hyoyeon mengeluarkan air yang masuk memalui  hidup tadi.Hyoyeon masih terbatuk-batuk,junho terus memukul-mukul punggung Hyoyeon pelan.

“Ahh..sudah-sudah..sekarang sudah baikan.” Ucap Hyoyeon.sambil mengelap hidupnya dengan saputangan.

“Hyoyeon..Kau membuatku panic sekali,kenapa bisa kau minum sampai tersendak seperti itu?”

“Karena kau terlalu banyak bicara Junho,Sudahlah cepat bawa Mobilnya lagi.” Perintah Hyoyeon,tidak mau menjelaskan pertanyaan Junho.

“Baiklah tuan Putri..” Junho menyalakan kembali mesin mobilnya dan melajutan mobilnya kembali.

Suasana jadi hening.

Lalu Junho membuat suasana sedikit hidup kembali dengan menanyakan pertanyaan.

“Oh,iya Hyoyeon,kau sudah manaruh lamaran perkejaan-nya?lalu bagaimana hasilnya?”

“Ah,iya aku hanya menaruhnya dan disuruh kembali lagi dua hari kemudian,karena besok kantor itu ada pertemuan Klaen dan Tadi juga ada rapat.jadi aku disuruh kembali lagi ya dua hari kemuadian,merepotkan sekali.” Keluh Hyoyeon

“Salah kau sendiri kenapa kau selalu menolak tawaran baik ku untuk bekerja diperusahaan ayah ku?”

“sudahlah,Junho..aku kan sudah bilang,aku tidak mau merepotkan keluarga mu terus-terusan,sudah menumpang tinggal dirumah mu masa aku mau numpang dipersahaan keluargamu juga?.” Jawab Hyoyeon lalu tersenyum pada Junho,dan Junho juga membalas dengan senyuman juga.

###

Junho membuka kunci tombol mobilnya.Hyoyeon pun langsung buka pintu dan masuk kedalam mobil.Junho pun juga sama.Dan mobil mereka pun meninggalkan Supermarket itu.

Eunhyuk dan Sooyoung pun keluar dari Supermarket.Dan menuju tempat parkiran,Eunhyuk membuka Tombol mobilnya,Dengan Otomatis Bagasi mobil Eunhyuk terbuka,Eunhyuk pun Meletakan Semua belanjaan Sooyoung yang sampai tiga kantong.Sooyoung telah masuk kedalam mobil deluan.Setelah menutup bagasi,Eunhyuk pun masuk kedalam mobil dan menjalankan mobilnya keluar dari tempat parkir.

“kau telah belanja apa saja sih?Sampai sebanyak itu?” Tanya Eunhyuk begitu mobil melaju.

“Em.. byeollo,satu kantong hanya berisi buah-buahan yaitu 2kg sagwa ,2kg olenji, geuligo kiwi” jelas Sooyoung mengenai isi kantong belanjaannya.”dan dua antong lagi keperluan ku sehari-hari.”

“chodeunghaggyo yeoja” desis Eunhyuk Pelan.

“Ya memang begitulah cewek ^^” sahut Sooyoung.

“Tapi kalau di ingat-ingat dengan Sooyoung di waktu dulu sangatlah berbeda dengan yang sekarang.”

Sooyoung memutar posisi duduknya menghadap Ke Eunhyuk “Em..??Berbeda?maksud kau aku jadi lebih cantik  ya oppa?” Tanya Sooyoung.sambil senyum senyum.

“Aiisshh.. aleumdaun?yaya..Kau memang cantik!” Ucap Eunhyuk sambil tertawa-tawa.

“Ahh..Oppa,Kau membuat ku malu.” Dibilang cantik sama Eunhyuk adalah pengaruh besar buat Sooyoung,hingga membuat Sooyoung malu dan menutupi wajahnya yang mulai memerah dengan telapak tangan.

Melihat Sooyoung seperti itu,mengingatkan Eunhyuk akan sesuatu,Ya,dulu dia pernah bersikap sama seperti yang sedang dilakukan Sooyoung,Ya,saat Eunhyuk telah melakukan ciuman terhadap Hyoyeon,lalu dia diledek oleh pak Lee,dan itu membuatnya malu.

‘aku sungguh rindu dengan orang itu,Hyoyeon kapan kau akan kembali?’ Ucap Eunhyuk dalam hati,sambil tangan kiri-nya memegang dada,Karena setiap kali ia ingat hyoyeon dadanya akan selalu sakit,entah kenapa.

### 

 

Hyoyeon dan Junho turun dari mobil,Hyoyeon membawa kantong belanjaan yang berisi buah,daging dan sayuran segar yang dibeli junho tadi disupermarket.Mereka masuk kedalam rumah dan menuju kedapur.

“Junho?ingin makan apa kau malam ini?” Tanya Hyoyeon sambil menata buah-buahan di box kulkas.

“Em..apapun yang kau masak pasti hasilnya Lezat dan aku suka.” Jawab Junho,yang lagi merebakan dirinya disofa.

“Em..bagaimana kalau stick?” Tanya Hyoyeon lagi begitu ia melihat ia kantong belanjaan ternyata ada sebongkah daging sapi segar.

“Oke,ku harap kau membuatnya dibalut dengan bumbu cinta ya?” Sahut Junho sambil berjalan menghampiri Hyoyeon yang ada didapur.

Hyoyeon tidak menyahutinya lagi,ia hanya terdiam dan mulai mencuci daging dan sayuran.Junho menghapiri Hyoyeon dengan tiba-tiba ia mendekap tubuh Hyoyeon dari belakang.Hyoyeon sangat terkejut.Apalagi begitu Junho meletakan kepalanya di bahu Hyoyeon.Hyoyeon langsung memberhentikan kegiatannya membersihkan sayuran.Ia mencoba melepas Tubuhnya dari dekapan Junho.Tapi Junho malah mendekapnya lebih erat dan membisikan “Hyoyeon, dangsin-eul salanghabnida”

“Junho,lepaskan.” Seru Hyoyeon sambil terus berupaya melepaskan dekapan Junho.

Junho akhirnya melepaskan Dekapannya,Ia menundukan kepala lalu menatap wajah Hyoyeon lagi,Hyoyeon hanya terdiam tanpa Exspresi sambil menggigit bibir bawahnya.

“Ya,pasti kau akan berlaku seperti ini lagi,Ya sudahlah lanjutkan masakmu.”

Setelah itu Junho pun berjalan meninggalkan Hyoyeon didapur.Begitu Junho naik ke lantai dua,eomma Junho pun pulang.dan mendapati keadaan rumah sepi. eomma-nya Junho pun berjalan kedapur untuk minum tapi tak disangka didapur ternyata ada Hyoyeon yang sedang terdiam seperti patung.

“Hyoyeon!kau sedang apa?” Eomma junho menepuk pundak Hyoyeon.

Hyoyeon terkegut dan tersadar dari lamuanannya,”Ajumma,kau sudah pulang?”

“ya” Eomma junho membelai lembut rambut Hyoyeon,”Apa yang sedang kau pikirkan,sayang?”

“amugeosdo ajumma” jawab Hyoyeon berbohong,”Ajumma,bantu aku masak ya?Junho ingin makan stik”

“Hem.. gwaenchanh-ayo,tapi aku ganti pakaian dulu ya?”

Hyoyeon mengangkat kedua jari jempolnya,kepada eomma junho.Setelah eomma junho pergi kekamarnya yang dilantai dasar,Hyoyeon kebali melamun,melamuni waktu pertama kali ia bertemu dengan Junho,dan sampai dia bisa tinggal dengan keluarga Junho di korea.

Hyoyeon mengangkat kedua jari jempolnya,kepada eomma junho.Setelah eomma junho pergi kekamarnya yang dilantai dasar,Hyoyeon kebali melamun,melamuni waktu pertama kali ia bertemu dengan Junho,dan sampai dia bisa tinggal dengan keluarga Junho di korea.

Keluarga Hyoyeon dan pamannya Junho adalah satu-satunya tetangga yang berasal dari Korea selatan (daehanmingug) jadi mereka begitu hidup rukun seperti layaknya keluarga.sampai Hari itu Junho mengunjungi paman-nya yang telah menetap di Australia.Karena Ia telah selesai dengan kuliahnya maka Junho pun memutuskan untuk ikut tinggal satu tahun di Australia.Dan Hyoyeon adalah tetangga Paman-nya Junho yang sudah menetap di Australia hampir delapan tahun.pamannya Junho itu sudah seperti kakeknya Hyoyeon saja,Karena di Australia masih sedikit warga korea yang hijrah kesana,dan kebetulan keluarga hyoyoen bertetanggaan dengan paman Junho yang juga asli korea maka mereka pun jadi begitu rukun,apalagi pamannya junho itu sudah tidak mempunyai anak lagi karena anaknya Cuma satu-satunya sudah menikah dan tinggal di Indonesia bersama suaminya.jadi wajar jika waktu itu pamanya junho sangat menyayangi Hyoyeon seperti layaknya cucunya sendiri.

Pamannya Selalu menceritakan tentang Hyoyeon kepada Junho,hingga membuat Junho penasaran dengan gadis yang bernama Hyoyeon itu yang menurut apannya adalah gadis yang cantik,manis dan baik hati.Sampai akhitnya Junho pun benar-benar tertarik denga Hyoyeon sehingga dia berusaha untuk mengenal lebih dekat dan bahakan ingin memiliki Hyoyeon.

Hyoyeon tinggal bersama keluarga junho karena ia sudah ingin sekali tinggal dikorea lagi,karena masih banyak kenangan yang belum terselesaikan olehnya.Omma-Appa  hyoyeon tetap tinggal di Australia karena Appa-nya sudah menajalankan sebuah perusahaan disana jadi ia tidak mungkin meninggalkan perusahaannya yang sudah setengah matang.

Tadinya Hyoyeon hanya ingin ikut Junho pulang ke korea selatan agar ada teman bareng saat dipesawat,tapi ternyata tujuan mereka sama yaitu Seoul,jadi paman Junho dan Orang tua Hyoyeon menyuruh Hyoyeon untuk tinggal dirumah Junho,dengan alasan agar Hyoyeon hidup dengan aman dan baik-baik saja.

Dan Hyoyeon sudah tau kalau junho menyukainya,lebih tepat mencintainya.Karena semenjak mereka dekat di Australia selama hampir satu tahun lebih,Junho selalu saja mengatakan bahwa ia suka,sayang dan cinta pada hyoyeon kapan saja dan dimana saja.Tapi Hyoyeon selalu menanggapinya dengan biasa dan selalu menganggang itu semua lelecon.Walau Hyoyeon tau bahwa Junho serius tapi tetap dia belum bisa member harapan untuk junho yang sudah begitu baik kepadanya akhir-akhir ini.

_________________________________________To Be Continued_______________________________________

Gomawoyo sudah baca jangan lupa tinggalkan coment 🙂

Advertisements

One comment on “FF HYOHYUK – “I Can’t let you Go” part.3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s