FF Hyohyuk – Behind My Bullying (OS)

FFHyohyuk

FFHyohyuk

Behind My Bullying

 

TITLE               :  Behind My Bullying

Type                : One Shoot (OS)

AUTHOR          : UlanChoi Hyoyoon

GENRE             : Drama romantic,Tragedy

CAST/PAIRING: Kim Hyoyeon SNSD, Eunhyuk SUJU,

Other cast      : Yuri, Sooyoung, Tiffany, Jessica SNSD

SETTING          : Seoul, Korea

RATTING         : PG-15

 

Aku berdiri tegak mengedangah menatap langit yang putih kebiru-biruan,terang dan tenang,di taman belakang sekolah.Tapi tidak dengan perasaan ku yang sedang campur aduk.Hal ini aku lakukan dari tadi untuk menahan air mata yang sudah menumpuk di kelopak mataku.

“Kenapa dunia ini seakan-akan tidak berlaku adil terhadapku?” Teriaku mengadu pada langit.”Mereka selalu mengejek ku,menghinaku dan menakut-nakutiku.Bagiku mereka semua adalah pem-bullying!”

Sudah setahun eman bulan aku sekolah di SMA Sangkwan dan dalam waktu yang sama juga mereka kelompok gadis Bad Girls yang terdiri dari lima cewek cantik dan kaya raya itu,selalu mengkucilkanku dan menghinaku.Ditambah dengan apa yang mereka lakukan hari ini terhadapku,semua emosi ku jadi memuncak.Aku sungguh sudah tidak tahan lagi dengan perlakuaan mereka setiap hari terhadapku.Memangnya salah kalau aku ini tidak tinggi? tidak cantik?, berkaca mata? anak pedagang kedai dipinggir jalan? penerima beasiswa di sekolah ini?, dan berteman dengan Lee Hyuk Jae atau yang sering disapa dengan Eunhyuk si cowok famous di sekolah ini? keterlaluan dengan semua alasan itu.

***

Aku berjalan sendiri dikoridor sekolah lantai dua, aku ingin menuju toilet untuk berganti pakaian setelah usai berolahraga. Sebenarnya kelasku berada di lantai tiga tapi karena toilet lantai tiga sudah penuh dengan siswi yang lain maka aku mencari toilet alternatif.

Usai aku berganti pakaian dengan seragam putih abu-abuku, aku keluar dari bilik toilet, tidak aku sangka ternyata sudah berdiri empat cewek yang sangat mengerikan bagiku, yaitu Yuri dan kawan-kawannya menatapku dengan sinis. Perasaanku mulai tidak enak. Aku ingin berusaha menerobos barisan mereka yang melingkariku, tapi percuma aku hanya bagaikan tikut yang dikepung oleh empat kucing yang siap memangsaku.

“Hyoyeon? Kim Hyoyeon?! kamu tuh tidak punya malu ya?!” semprot Yuri sebagai pembukaan.yang lain hanya tersenyum sinis padaku. Aku tidak menjawab. Hanya tertunduk, diam.

Ketiga temannya mendorong tubuhku kedepan cermin wastafel yang besar, salah satu cewek bernama Sooyoung menarik rambutku yang ku kuncir buntut kuda sehingga kepalaku sampai terdongak kebelakang, lalu mendorongnya kedepan sampai wajahku hampir mencium cermin.

“BERCERMINLAH!! Kamu itu siapa disini JELEK!! jangan sok nyari muka deh sama guru-guru dan Eunhyuk!!” Teriak Yuri tepat ditelingaku.”Selama ini aku dan temen-temen cukup sabar melihat tingkah kamu yang sok kecakepan jalan berdua sama Rangga, Muak tahu aku ngeliatnya! udah kita kasih peringatan kecil berkali-kali tapi rupanya tidak membuat kamu sadar juga, sekarang ini terima akibatnya.”

Temen Yuri yang lainnya yang bernama Tiffany ternyata telah menyiapkan air digayung, lalu mengguyur kepalaku. Aku tak tahu harus bagaimana? aku hanya bisa menangis saat ini.kepala dan baju seragamku basah.

“Oh,My God!! Si Nerd menangis!!!hahaha…” cetus Jessica mendramatisin keadaan,dan membuatku makin tertekan.”Kalau kamu sudah tau kenapa kita benci sama kamu, segera lah kamu enyah dan jangan deket-deket Eunhyuk lagi, mata kita tuh jadi gatel melihat kamu  deket-deket sama Eunhyuk!” tambah Tiffany.

“Bukan aku yang dekat-dekat sama Eunhyuk, tapi Eunhyuk-ssi sendiri yang mau menjadi temenku.” Jawabku jujur,seraya membuat koreksi dari ucapan mereka.

“Jeongmal..!!!hahaa.. percaya sendiri sekali! hingga bisa berpikiran seperti itu.Salut aku dengan kamu!”

-Plakk..-

Tangan kanan Yuri menampar pipi kiriku.Panas sekali rasanya.”Pokoknya kamu harus jauhin Eunhyuk dia itu idola kita, NGERTI?!!”

Setelah mereka cukup puas meng-bullying ku, mereka keluar dari toilet dan meninggalku yang menangis ternsendu-sendu sendirian. Niat ku untuk belajar hilang sudah aku ingin sendirian di sini sampai nanti jam bel pulang. Aku masuk kedalam bilik toilet lagi, dan memberi tanda toilet rusak di depan pintu bilik, dan aku mengumpat disitu duduk diatas closet sambil menangis.

***

“Hyoyeon-ssi…!!”

Aku mengakhiri lamunan ku, begitu Eunhyuk yang sedari tadi aku tunggu akhirnya datang.Aku mengSMS-nya agar ia menemuiku ditaman belakang sekolah, karena ada yang ku ingin bicarakan dengannya.

“Eh,ngapain kamu dari tadi aku perhatiin Cuma menatap awan, ada apa emangnya di awan?” Tanya Eunhyuk, sambil tersenyum-senyum menggodaku. Ia memang selalu  seperti itu ia cowok tampan, pintar, jago maen basket dan ramah sama siapa pun termasuk aku. Ia terlalu sempurna untuk bermain dengan cewek yang jelek, dan tak punya teman sepertiku.

“Oh,iya maaf ya nunggu lama, tadi aku bantu Kangta Sanbaenim koreksi ulangan harian di kantor, eh..terus kamu suruh aku kesini memang mau bicara apa?”

Sungguh kenapa lidahku jadi keruh seperti ini?aku gak sanggup buat jauh dari Eunhyuk yang selama ini udah baik banget sama aku. Di bullying seperti tadi dengan harus bilang kalau aku tidak mau berteman lagi dengan Eunhyuk, rasanya lebih menyakitkan ini.

“Eh,kok bengong sih?kamu kenapa? kamu sakit? oh,ya..tadi abis jam olahraga kamu kemanain,kata Taeyeon, kamu bolos dari kelas ya?”

Aku gak berniat menjawab pertanyaan Eunhyuk yang itu.”Eunhyuk ssi, Maafin aku ya. kayanya pertemanan kita sampai disini saja, aku gak bisa terus berteman sama kamu. Dan masalah kelompok belajar, kamu bisa cari yang lain saja. aku sudah tidak bisa berlajar bersama kamu lagi” Ucapku lirih.

Eunhyuk terlihat shock dengan apa yang baru ia dengar.”Maksud kamu?emangnya aku salah apa? Apa kau lelah mengajari aku,he?”

“kamu gak punya salah apa-apa.kamu terlalu sempurna deket sama aku yang  gak sempurna ini.” Sudah aku tidak sanggup lagi meneruskan kata-kata. Aku pun berlari meninggalkan Eunhyuk yang masih tidak mengerti dengan ucapanku. Walupun berkali-kali ku dengar Eunhyuk menteriakan namaku, aku tidak mau menghentikan lariku dan menoleh ke belakang,dan aku pun menangis kembali.

***

Pagi ini aku berjalan lesuh masuk menuju kelasku. Rasanya hari ini tubuhku sedang tidak baik. Aku merasa kepalaku sedikit pusing dan tubuhku mendingin. Apa karana aku baru tidur selama tiga jam? Semalam dikedai aboji aku membantunya melayani pembeli yang sedang ramai. Tapi aku sudah terbiasa dengan hal seperti itu.

Aku melangkah masuk kedalam kelas dan tanpa aku sadari aku jatuh kelatai dalam posisi sujud karena sersandung tali yang menjaga pintu. Lalu tiba-tiba tubuhku basah kuyup. Air bah mengguyur tubuhku tiba-tiba dan terdengar pula suara tertawa yang sudah sangat aku kenali itu. Siapa lagi kalau bukan Yuri, Sooyoung, Tiffany dan Jessica. Apa lagi yang salah denganku? Ini sudah hari ketiga aku dan Eunhyuk tidak bertemu dan berjalan bersama disekolah. Tapi kenapa mereka masih membully ku seperti ini?

Aku bersusah payah berdiri dengan sisa tenagaku. Mataku mendadak menjadi rabun. Aku terus berusaha bangun dan berdiri. Aku menatap sedih ke Yuri. Tapi dia terus menatapku dengan tatapan sangarnya. Aku menunduk dan berjalan keluar kelas dan menjadi tontonan gratis dari murid-murid yang lain. mereka mentertawakanku, mencibirku. Dan juga mengkasihaniku. Aku mempercepat langkahku dan mulai menangis. Aku benar-benar tidak sanggup.

Kepalaku terasa semakin pusing. Aku menghentikan langkahku sebelum masuk kedalam Toilet aku berpegangan erat pada dinding. Tapi tiba-tiba ada sesuatu yang hangat menyelimuti bahuku. Aku menoleh kebelang. Dan melihat Eunhyuk yang sedang berdiri sambil menatap datar dihadapanku. Aku menoleh ke bahuku. Ternyata Eunhyuk menyelampirkan bahuku dengan jaket baseball miliknya. Aku menarik jaket itu. Tapi Eunhyuk menahannya.

“Pakailah.. bajumu basah nanti kau akan kedinginan.”

Aku menatap sedih ke Eunhyuk. Bagaimana bisa aku membiarkan orang sebaik eunhyuk pergi dari sisiku?

Eunhyuk tanpa senyum dan tanpa kata-kata lainnya, mulai melangkahkan kakinya meninggalkan aku. Mataku semakin rabun dan kepalaku pusing. Aku hanya dapat melihat punggung Eunhyuk secara samar-samar berjalan membelakangiku. Dan tiba-tiba aku merasakan kesakitan dan semua menjadi begitu gelap.

Aku membuka mataku dan melihat Eunhyuk duduk disisi dengan wajah yang begitu cemas. Aku hanya menatapnya dalam diam. Aku tahu dimana aku sekarang. Pasti aku di ruang kesehatan sekolah.

Eunhyuk nampaknya baru tahu kalau aku sudah sadar dari pingsanku. Maka dia tanpa sadar berdiri dan mengusap wajahnya sendiri dengan telapak tangannya.

“Kau demam! Kenapa kau masih nekad datang ke sekolah? Dan kenapa kau selalu diam jika mereka memperlakukanmu seperti itu? Apa kau bodoh? Kau juga bersekolah disini kenapa kau tidak berani melawan mereka?”

Eunhyuk terus berteriak dan marah terhadapku. Aku hanya terdiam tidak dapat berucap apapun.

“Makanlah rotinya dan minum obat setelah itu. Aku harus kembali kekalas.”

Eunhyuk berjalan meninggalkan aku sendirian. Ingin rasa aku berteriak dan menahannya agar tatap disini bersamaku dan menemaniku. Apa Eunhyuk menganggap serius ucapanku tiga hari yang lalu? Sehingga perlahan-lahan dia juga menjauh dan membatasi kata-katanya kepadaku? Mianhae.

****

Aku berjalan di sepanjang Trotoar, dengan pikiran yang berkecamuk dikepalaku. Sebenarnya aku sayang sama Eunhyuk, karena dia selalu seperti menaruh harapan untuk ku, tapi benar kata Yuri aku terlalu jelek dan culun untuknya aku terlalu buruk dan Pe-De.Sudahlah lupakan semua beban ini,semoga esok lebih baik.

Langkahku terhenti begitu melihat di depanku ada mobil milik Yuri terpakir di pinggir jalan.dan Nampak ke empat temen setianya menunggui di dekat mobil Yuri,tapi aku tidak melihat Yuri, tadinya aku berniat untuk mengumpat atau berputar arah agar mereka tidak melihat keberadaanku, tapi niatku jadi berubah begitu mataku menangkap sosok Yuri yang ada diseberang jalan membawa satu kotak Dunkin Donuts ingin menyebrang ke arahku.

Saat aku berputar balik dari sebelah badan kiri jalan aku melihat ada mobil Jeep yang sedang melaju kencang dan aku melihat Yuri tidak menyadari bahwa ada mobil yang melaju kencang, tanpa pikir panjang aku berlari ketengah jalan kearah Yuri untuk mendorong tubuh Yuri kepinggir jalan. Tapi Kaki kiriku keram tidak dapat digerakkan, aku mendorong tubuh Yuri hingga terjatuh kejalan, Dunkin Donuts yang ia bawa berhamburan dijalan. Dan saat itu yang aku tahu hanyalah ada sesuatu yang keras menghantam tubuhku hingga aku seakan terbang dalam kesakitan dan diiringin suara teriakan orang-orang yang sering henghinaku setiap harinya. Dan suara klakson yang terus berdentum menusuk telinga dan saat itu juga pandanganku menjadi hitam, dan aku tak dapat mendengar apapun lagi.hilang semua terasa berakhir.

***

Saat memaksakan diri membuka mataku yang terasa perih, dalam keadaan setengah sadar aku sudah tahu kalau sekarang ini aku sedang terbaring dirumah sakit, Karena baunya yang sangat khas.Aku ingat tadi aku kecelakaan, tapi siapa yang membawa ku ke rumah sakit ini dengan ruang rawat kelas VIP?.

Samar-samar aku dengar suara pintu terbuka, aku berpura-pura belum sadar. Aku memeramkan mataku kembali.

“Jadi kalian yang udah ngancam Hyoyeon buat ngejahuin aku?apa Hak kalian?”

Aku tahu suara omelan itu milik Eunhyuk.

“Maafin kita, Kita semua cuma iri sama Hyoyeon, dia terlihat akrab banget sama kamu.” Dan suara pembelaan ini milik Sooyoung.

“Dan kamu Yuri! Pasti kamu yang menjadi api buat ngajak temen-temen kamu ini selalu nge-bullying Hyoyeon?! Jahat! dan sekarang kamuu lihat! Hyoyeon,walau pun kamuu selalu sakiti tapi dia tidak pernah menaruh dendam sama kamu, sehinnga dia rela mempertaruhkan nyawanya Cuma buat menolong kamuu. Orang yang selalu nge-Bullying dia, dan Temen setia kamu ini,Gak ada yang menolong kamu kan!”

Saat tidak terdengar suara siapapun lagi kini yang terdengar malah suara tangisan Yuri ,lalu di diikuti suara tangisan yang lain.

“apa kalian tahu? Aku itu sangat menyayangi Hyoyeon, dengan kamu menyakiti Hyoyeon sampai seperti ini, Aku yang sakit!!” Aku keget mendengar ucapan Eunhyuk, suara Eunhyuk terdengar serak sepertinya ia juga menangis. Aku gak nyangka ternyata Rangga juga sayang sama aku.”Kalau sampai terjadi hal yang tidak diinginkan,aku yang akan balas dendam hyoyeon ke kalian!.” Teriak Eunhyuk terdengar Frustasi.”Dia tuh cewek baik-baik,pintar,dan gak banyak tingkah kaya kalian!”

Aku merasa Eunhyuk menggengam tangan kananku, dan terasa tetesan air mata jatuh ketelapak tanganku. Aku pun membuka mataku kembali dan benar semua dalam keadaan menangis.

“Sudah, kamu jangan menangis seperti ini, aku baik-baik saja.” Ucapku susah payah dengan tenggorokanku yang terasa tercekik.

Yuri dan teman-temannya langsung mengelilingiku dan menatapku dengan tatapan menyesalnya.aku berusaha tersenyum pada mereka.

“Hyoyeon,Maafin kami ya..Atas kesalahan kami yang selalu nge-bullying kamu, sebenarnya aku cuma iri sama kamu, kauu bisa masuk sekolah kita karna Beasiswa, sedangkan aku karna ayahku yang punya Sangkwan, terus kamu pintar tapi aku cuma bisa hura-hura saja.” Yuri menjelaskan kesalahannya dengan susah payah karna menahan isak tangis.”banyak orang yang seneng sama kamu termasuk guru-guru dan Eunhyuk sedangkan aku mereka hanya tau aku  itu Bad girl. Keluarga kamu juga Broken Home,dan kamu masih bisa tersenyum walaupun tiap pulang sekolah kadang kamu bantu berdagang. Dan terpenting kamu itu Pe-de banget dengan tubuh mungil dan kamu terlihat manis ,dan ijinin aku untuk menjadi temen kamu juga ya?”

Aku tak kuasa menahan air mata kebahagian ini.Ya..Tuhan orang yang selalu nge-Bullying ku ternyata mempuanyai alasan yang diluar kepala ku.Ternyata ini semua terjadi karna sikap iri dan tidak puas hati mereka dengan kesempurnaan sifatku hidupku yang mereka tidak miliki.

“Kita juga minta maaf ya,dan kita janji gak bakal nge-Bullying kamu lagi. Kita juga iri dan menyesal.” Ucap ke tiga teman Yuri.

“Iya aku udah maafin perbuatan kalian kok..em,memang seharusnya dari dulu kita lebih baik berteman,kan jadinya kalian juga jadi bisa dekat sama Eunhyuk.”

“Hah,percuma kalau Cuma bisa dekat tapi ternyata Eunhyuk Cuma sayang sama kamu, tapi aku Rela kok Eunhyuk buat kamu, karna cowok yang baik hanya untuk cewek yang baik juga kaya kamu.” Ucap Yuri dengan senyumannya yang cantik dan tidak lagi ia mengerikan dimataku.

Aku melirik Eunhyuk yang malah terlihat salah tingkah. Buru-buru menghapus sisa air matanya,Lalu tersenyum-senyum tidak jelas. Bahkan bicaranya pun jadi terbata-bata.

“Oh,ya Hyo,eh..aku,em..udah telepon Aboji kamu,dan..em..bilang kalau kamu dirawat disini.” Aku hanya memanggutkan kepala dan tersenyum kepadanya.

Lucu juga,aku ternyata sama Eunhyuk mempunyai rasa yang sama tapi tidakak pernah mau saling jujur.Ya setidaknya di balik Pem-bullying-an yang dilakukan Yuri dan kawan-kawannya terhadapku ada hikmahnya juga.Dan STOP!mengintimidasi sesorang karna hal sepele atau sikap ajang balas dendam.

Eunhyuk menyentuh lenganku begitu Yuri dan ketiga temannya keluar dari kamarku. Eunhyuk juga menarik tanganku yang tidak diperban dan hanya di infuse. Lalu dia menciumnya dengan lembut.

“Hyoyeon.. jadilah kekasihku..”

Aku terdiam sesaat. Dan tidak segera memberikan jawaban apapun. Hingga akhirnya Eunhyuk duduk disisiku lagi dan menatapku dengan serius. “Jadilah kekasihku..Hyoyeon.”

Aku tersenyum melihat wajahnya yang terlihat sedikit lucu. Aku  memanggutkan kepalaku sedikit dan berkata.”Iya.. aku mau jadi kekasih kamu.”

Eunhyuk menggaruk-garuk kepalanya sendiri sambil tersenyum super lebar. Nampaknya ia sangat bahagia mendangar jawaban dariku. Eunhyuk segera ingin memelukku dan mendekapku. Tapi baru tersenggol tangannya saja tubuhku terasa ngilu. Hingga reflex aku berteriak kecil.

“Ah.. Mianhae..” Eunhyuk seperti memohon dan khawatir sekali terhadapku. “Sebagai gantinya kau boleh menyuruhku apapun!”

“Jeongmal?” aku tersenyum. Dan pikiranku mulai menyusun rencapa apa saja yang akan aku perintahkan pada Eunhyuk kekasihku dengan cara Cuma-Cuma. Tapi kebahagian dan Eunhyuk tetap disampingku kurasa itu cukup. Terima kasih tuhan.

~***~~ THE END ~~**~~

 Note : Gimana ff singkatku ini? Ini lagi-lagi ff hasil editan cerpen yang aku tulis ditahun 2011. Jadi maaf ya jika editnya ga rapi Dan masih ditemukan nama-nama orang Indonesia yang bukan main cast di ff ini hehehe..huft flashdisk ku ilang dan lajutan Ff I cant’t let You Go part.8 sudah ada 7lembar didalam Fd itu eh.. malah ilang entah kemana.. dan akhirnya malas menulis dan buntu ide.. Mianhae jadi harus bersabar menunggunya.. Terimakasih semua yang sudah baca.. Komentarnya ya ^^

Advertisements

14 comments on “FF Hyohyuk – Behind My Bullying (OS)

  1. Daebakk , kasian ama hyo disini tapi salut juga ama sikap’a . yuri jahat .

    Thor , lanjutin ff hyohyuk yg I Can’t Let You go donk , Aku selalu buka blog ini tiap hari tapi belum ada lanjutan’a 😦 . Tapi , Aku masih nunggu ko 😀

    • hah..iya sabbar ya.. soalnya flashdisk aku hilang jadi ada kendala buntu ide.. setengah cerita pasrt.8nya ada di flashdisk itu soalnya:( thx ya udah baca dan setia menunggu 🙂

  2. Annyeong ^^
    Saya new reader disini 😀
    Hohoho,ceritanya bagus dan tragis ¬、¬
    Kasian hyoyeon ku 😦
    Tapi daebakkk 😀 sering2 buat ff yg main castnya HyoHyuk ya :*

  3. Annyeong~ aku reader baru disini ^^
    Ff nya bagus kassian Huo eonnie 😦

    Ih ya aku pecinta SuGen trutama YoonHae & HyoHyuk 😀 *gak ada yg nanya*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s