FF YoonWon – Already Miss You (OS)

ff-Yoonwon-os

Already Miss You

 

Annyeong aku kembali lagi dengan FF OS YoonWon, karena banyak yang request suruh aku bikin FF OS dengan alur cerita berkaitan dengan kehidupan nyata Siwon & Yoona maka jadilah FF sederhana ini hehe.. jadi alur ceritanya masih berkaitan sama FF OS aku sebelumnya di YoonWonited Kingdom, tapi tetap inti ceritanya beda-beda tergantung judul.. yang belum tau lalu pengen baca, Judul-judul FF sebelumnya ada di postingan aku sebelumnya tentang “Kumpulan Link FF YoonWon” tapi itu linknya eror soalnya Webnya ubah URLnya jadi ubek-ubek aja sendiri di Web WordPress Yoonwonitedkingdom atau tanya mbah google hehhe.. sebenarnya mau bikin dari dulu-dulu Cuma gimana ya? Momentnya lagi ga pas banget ampe frustasi udah coba nulis udah TUJUH lembar eh.. feelnya gak dapat sama sekali. Tapi semoga comebacknya FF OS Yoonwon aku yang ini Feelnya mulai terasa lagi ya.Judulnya terinspirasi dari Tweetannya Siwon Oppa yang dia mau pulang dari Paris. Dan terakhir mohon komentarnya ya! Dan  klo banyak Typo maklumin ya saya memang begitu hhaha -,-V

 

Judul : Already Miss You

Type : ( OS ) One Shoot

Author : Ulanchoi Hyoyoon / Twitter : @Lovelyulan

Genre : Romance, comedy, Drama

Ratting : PG – 17

Main Cast :

  • Choi Siwon Super Junior
  • Im YoonA SNSD

Other Cast  :

  • Kim Hyoyeon SNSD
  • Seohyun SNSD
  • Choi Jiwon (adik Siwon)
  • Orang Tua Siwon

 

 

 

Yoona menghentak-hentakan kakinya ketika sedang duduk dibangku taman dengan perasaan bosan. Entah sudah yang keberapa kali Yoona melihat jarum jam tangan yang melingkari pergelangan tangan kirinya. Mulutnya ia kembungkan lalu ia kempiskan kembungkan lagi dan kempiskan lagi. Yoona benar-benar terlihat  sangat bosan.

“Dimana dia? Kenapa tidak datang juga? Rupanya mau mempermainkan aku? Awas kau Choi Siwon.” Yoona malah sekarang mulai menggerutu dengan ekspresi kesal khas dirinya.

Yoona mencoba menarik nafas dan membuang nafas, dia mencoba melatih kesabarannya lagi, kesabarannya tidak boleh meledak begitu saja. dia tidak mau berkelahi lagi dan menggoyahkan hubungan mereka hanya karna masalah kecil saja. Jadi sekarang Yoona mencoba tetap duduk disitu sesuai dengan janjinya pada Siwon untuk menunggunya ditaman belakang gedung SM Entertaiment yang berada di Gangnam.

Jadi Semalam Siwon yang baru tiba di korea setelah perjalannya ke London dan Paris, akhirnya menelpon Yoona yang saat itu sedang istirahat karena kemarin baru kembali dari Singapore.  Lalu Siwon meminta ingin bertemu Yoona besok pagi. Yoona pun menyutujuinya dan mereka janjian bertemu jam delapan pagi ditaman belakang kantor SM. Karena tidak terlalu jauh dari rumah Siwon dan Juga Apertement SNSD. Dan lagian taman ini memang tempat yang paling aman untuk mereka bertemu.

Ketika Yoona menundukan kepalanya. Lalu ia tercenga kaget melihat kaki seseorang yang memakai sepatu Loafers hitam sudah berada dekat pada kakinya. Yoona memanyunkan bibirnya lalu perlahan mengangkat kepalanya.

Siwon yang berdiri dihadapan Yoona juga menundukan kepalanya sedang memasang senyum lebar menyambut wajah Yoona yang terangkat memandangnya.

“Good Morning My Sweet heart??” ucap Siwon masih dengan senyum tidak bersalah.

Yoona menatap tajam Siwon. Lalu kakinya ia ayunkan menendang pelan kaki Siwon.

“Aissh..Apakah itu sikapmu yang katanya kangen denganku?” Protes Siwon, sambil pura-pura mengelus kakinya yang padahal Cuma ditendang pelan Yoona. Tidak Sakit sama sekali.

“Kenapa oppa dari dulu senang sekali sih, membuat aku menunggu? Kau telat lima belas menit!!” jawab Yoona Kesal.

Siwon ikut memanyunkan bibirnya dan balik menatap Yoona dengan tatapan mata yang tajam. “Oke..Okee.. Aku mengaku salah, dan Aku minta Maaf!! Maaf…Maaf…maaf…maaf!!” ucap Siwon berlebihan.

“Ah.. aku sudah berapa kali memaafkan oppa ya? Oppa memang senang membuatku menunggu. Oppakan tau menunggu itu adalah hal yang paling membosankan!”

Siwon memanggut-manggutkan kepalanya. Siwon berlutut dihadapan Yoona sekarang tingginya sejajar dengan Yoona yang duduk dibangku taman. Siwon meraih Wajah kecil Yoona dengan kedua telapak tangannya yang besar. Siwon tersenyum sambil bertukar pandang dengan Yoona. Siwon menempelkan ujung hidungnya dengan ujung hidung Yoona.

“Tapi terima kasih karena kau masih tetap menungguku dan bersamaku. Jeongmal Beoggoshiposeo!” Ucap Siwon pelan. Yoona tersenyum. Ini dia yang membuat dia selalu tidak bisa benar-benar marah besar pada Siwon. Siwon selalu punya Seribu cara buat menaklukan hatinya dan selalu membua hati Yoona bersensasi berada di sisi Siwon kekasihnya itu.

Siwon kini menempelkan bibirnya kebibir Yoona yang hanya diam saja dan membiarkan Siwon melakukan apapun sesuka hatinya. Dia hanya menjadi penikmat saja. Siwon mencium Yoona. Setelah selesai Mencium mereka saling pandang memandang lagi.

“Nado Jeongmal Beoggoshiposeo!!” jawab Yoona.

Siwon tersenyum lebar lagi. Lalu ia meletakan tangan kanannya diatas kepala Yoona dan mengacak-acak rambut Yoona. Siwon berdiri dan ikut duduk disamping Yoona. Lalu kepalanya ia letakan dibahu Yoona.

“Seperti sebuah drama..hehe..” oceh Siwon.

“Hemm…Drama apa?” tanya Yoona menanggapi ocehan Siwon.

“Drama Romantis yang akan berakhir Happy ending.” Jawab Siwon.

“Drama Romanti dengan Akhir Happy Ending? Sepertinya menarik?”

Siwon meraih tangan Yoona, tapi kepalanya tidak ia pindahkan posisinya dibahu Yoona. “Jadi hiduplah bersamaku sampai ending.”

Yoona tersenyum. Lalu memanggutkan kepalanya.

Siwon mengangkat kepalanya dari bahu Yoona dengan sikap kaget, Yoona jadi ikutan terkejut.

“Waeyo?” tanya Yoona.

Siwon tidak menjawab langsung pertanyaan Yoona. Dia merogoh saku jaketnya, lalu mengeluarkan sesuatu benda yang berwarna silver berkilauan.

“Tarraaa!! Lihat ini..” Siwon menunjukan sebuah kalung silver dengan liontin menara Eiffel yang terbuat dari batu permata kecil.

Mata Yoona berbinar-binar melihat hadiah yang diunjukan oleh Siwon untuknya.

“Sini aku pakaikan.”

Yoona mengangkat rambutnya yang terulai dengan tangannya membiarkan Siwon memakaikan kalung cantik tersebut keler jenjang Yoona.

“Ahh.. neomu Yeppeo.” Puji Siwon.

“Gomawo…Hem..Audi man!” balas Yoona. Tersenyum malu.

“Oh?!” Seru Siwon terkejut mendengar ucapan terima kasih dari Yoona. “Sekarang ada panggilan sayang baru untukku? Kalau bilang apa tadi Audi Man? Hahha..”

“Iya.. Audi Man, akhir-akhir ini kan kau selalu sibuk mengurusi Audi-audi itu..dan sekarang kau sudah seperti orang asing.. Ah, pasti akan sulit jika pergi bersama ku, bahasa Inggris dan france ku tidak fasih.”

Siwon mencubit pelan pipi Yoona. “Kan ada aku, kau tidak perlu bersusah payah untuk sempurna dan menyimbangi aku, aku sudah bilang kau yang cantik dengan cara senderhana adalah yang aku sukai.”

“Aku jadi terharu. Entahlah karena sudah lama tidak mendengar ucapan-ucapan manis mu atau apa.. tapi rasanya hatiku sekarang berdegup-degup lagi. Dia seperti sudah sadar dari koma.”

“Hahaha.. Jinja?”

Yoona memanggukkan kepalanya.

“Jadi ceritakan apa yang menarik dari pekerjaan seorang Audiman selama di London dan paris? Apakah banyak cewek bule yang cantik? Apakah ada kisah yang tidak bisa kau lupakan?”

Siwon menaikkan sebelah alisnya sambil memandang Yoona lurus. Lalu dia mulai bercerita. Bercerita banyak tentang apa yang dia jalani selama di landon dan Paris. Dia menceritakan semua kepada Yoona tanpa kebohongan ataupun tanpa yang membuat Yoona cerburu dan curiga. Sesekali mereka tertawa ketika Siwon menceritakan hal lucu dirinya yang salah komunikasi dengan orang prancis. Dan terkadang mereka terlihat serius tapi santai. Mereka nampak saling nyaman dan menjadi pencerita juga pendengar yang baik satu sama lain.

 

~***~

 

Yoona masuk kedalam dormnya sambil bersenandung riang menyanyikan sebuah lagu SNSD Love st. bahkan dia juga sambil menari-nari kecil ala ballerina. Seohyun dan Hyoyeon sedang duduk di depan televisi sambil menikmati French fries.

“Sepertinya Yoona Eonni sedang bahagia?” tanya Seohyun, ikutan senang melihat Yoona bahagia.

“Ah.. palingan juga abis bertemu dengan Siwon oppa, makanya seperti itu.” sahut Hyoyeon.

Siwon tersenyum-senyum mendengar ocehan Seohyun dan Hyoyeon. Lalu Yoona melangkahkan kakinya mendekati ruang Tivi. Yoona ikutan duduk disofa diantara Hyoyeon dan Seohyun.

“Tebakan kalian memang benar..hehe.” jawab Yoona dengan mod yang bagus.

“Dapat oleh-oleh apa dari Siwon oppa?” tanya Seohyun.

“Ini!!” seru Yoona sambil memamerkan kalung perak  berliontin menara Eifeel berlian kepada Seohyun dan Hyoyeon.

“Wah.. bagus sekali!!” Seru Hyoyeon dan Seohyun bersamaan.

“Pasti ini sangat mahal…” tebak Seohyun.

“Tak ada yang mahal bagi Seorang Siwon Choi.” Sahut Hyoyeon.

 “Aku hanya dapat bersyukur dengan segalanya.” Ucap Yoona merendahkan diri.

Hyoyeon dan Seohyun kompak memanggutkan kepala mereka.

“Hemm, eonni apakah kau tahu hadiah apa yang cocok untuk diberikan ke calon mertua?” tanya Yoona pada Hyoyeon. Karena kalau dia tanya Ke Seohyun. Seohyun mana mengerti soal ini, dia masih terbilang polos hehe.

“Jadi..??” tanya Hyoyeon sambil menatap mengoda Yoona. “Kau diundang orang tua Siwon kerumah mereka kah?”

Yoona memanggutkan kepalanya membenarkan dugaan Hyoyeon, “Iya  tadi Siwon oppa bilang Abojinya mengundangku untuk makan malam bersama dirumahnya, karena kebetulan keluarga mereka sedang tidak sibuk dan bisa kumpul bersama.”

“Berikan buket buah segar atau buket bunga saja. itu terlihat sopan dan manis..” usul Hyoyeon.

“Oh.. begitu ya?? Aku akan pakai usul Eonni.”

“Lebih baik buahnya Apel saja. soalnya sekarangkan musim hujan dan semi, jadi jika makan apel baik untuk kesehatan kulit.” Usul Seohyun.

Yoona dan Hyoyeon kompak menatap Seohyun, mereka tersenyum.

“Yoona, dengarkanlah alih gizi kami..” ledek Hyoyeon.

Seohyun menepuk bahu Hyoyeon. “Eonni…”

“Baik-baik.. usul kalian akan aku pakai.. Gomawo.” Yoona mengambil beberapa kentang dan memasukan kedalam mulutnya lalu berlalu dari Seohyun dan Hyoyeon, masuk kedalam kamarnya.

Yoona melongokkan kepalanya lagi dari balik pintu, “Seo kau ingin apa untuk Ulang tahunmu nanti?”

Seohyun terleihat senang dan tertarik dengan pertanyaan Yoona. “apakah Eonni akan memberiku hadiah?”

“Tidak aku hanya bertanya saja.. hehe.” Canda Yoona lalu menutup pintu kamarnya.

“Hahahahahha…” Hyoyeon malah mentertawai Seohyun. “Undahlah lagi kawan-kwan seperti tahun lalu. Pasti ramai.”

“Mereka Cuma datang makan tidak memberi hadiah apapun.” Kesal Seohyun.

 

~**~

 

Jam enam sore Siwon sudah menjemput Yoona didepan Apertement SNSD, agar tidak dicurigai oleh siapa pun, Siwon hanya mengirimi Yoona pesan Singkat yang memerintahkan Yoona Untuk turun ke Basement dan masuk kedalam mobil Audi silver kesayangan Siwon.

Siwon tersenyum melihat Yoona yang akhirnya keluar juga, Yoona berlari-lari kecil memakai pakaian dress selutut berwarna bunga sakura, memakai high heels, balero berwarna hitam dan kacamata hitam. Rambutnya dia tata rapi dengan mencepolnya keatas. Siwon suka gaya Yoona yang santai dan manis seperti itu.

“Huhf..Akhirnya berhasil juga,” Ucap Yoona begitu ia duduk disamping Siwon.

Siwon membantu Yoona memasangkan safebelth, Yoona tersenyum senang sambil menepuk-nepuk pipik kanan Siwon.

“Kita ke Ceox sebentar, aku harus membelikan bingkisan untuk kedua orang tua oppa…”

“Hem? Tidak usah, kau datang saja mereka juga sudah senang.”

Yoona menggolengkan telapak tangan kanannya. “Aniya..Aku hanya ingin menunjukkan bahwa aku peduli dengan mereka.”

Siwon memanggut-manggutkan kepalanya. “Baiklah..” Lalu menyalakan mesin mobil dan menginjak pedal gas mobilnya.

 

“Ramai sekali.. apa kau yakin kita dapat berbelanja dengan aman dan nyaman?” tanya Siwon begitu mereka sudah sampai dikawasan CEOXMall.

Mereka masih bertahan didalam mobil. Mereka dapat melihat dari dalam mobil yang berkaca film gelap itu, keadaan di sekitar CEOX mall memang ramai sekali hari ini.

Yoona menggelengkan kepalanya. “Aku tidak yakin sih..tapi kita coba saja. hem, bagaimana agar tidak terlalu mencolok, oppa tunggu disini saja, aku akan kesana sendiri.” Usul Yoona.

Siwon membuka mulutnya lebar. “Tidak bisa! Nanti kalau kau ketangkap paparazzi liar bagaimana?”

“Tenang saja, aku sudah biasa melakukan penyamaran dengan aman, aku dan para eonnie sering melakukan itu.” jelas Yoona.

Siwon menggelengkan kepalanya sambil menggoyangkan telunjuknya, “tidak bisa!! Dan tidak boleh!!”

Yoona meringis, lalu mengehembuskan napas panjang, “Haahh..Memang susah jika berpergian dengan Bodyguard..”

“Mwo?” seru Siwon kaget.

Yoona menyeringai lebar sambil mengacungkan jari tengah dengan telunjuk membentuk huruf V didepan muka Siwon yang memelototi Yoona.

“Ah..aku ingat, kita beli dikedai pinggir jalan saja. tempat itu cukup aman dan nyaman untuk kita.. tapi kira-kira orang tua mu senang gak ya mereka aku belikan jajanan pinggir jalan?”

“Mereka selalu menghargai apapun yang diberikan dengan tulus kepada mereka.” Jawab Siwon.

Yoona tersenyum. “Ya sudah putar balik saja. nanti aku kasih tau jalannya.”

Siwonpun langsung menuruti perintah Yoona. Mereka akhirnya tidak jadi berbelanja di CEOX Mall.

“Lagipula hari ini ada FanSign  Lee Min Ho oppa disana.. nanti kalau aku ketemu dengannya..”

“Wae? Nugu?? Kau bilang tadi siapa?” Siwon langsung memotong pembicaraan Yoona.

“Lee Min Ho oppa..” jawab Yoona Santai.

“Kau tahu jadwal dia? Perhatian sekali.” Nampaknya Siwon mulai cemburu.

“Tidak, terakhir kami bertemu untuk pemotretan Eider edisi musim panas, dia bilang tanggal 25 ada Fansign di Ceox, gitu aja sih..” jelas Yoona.

“heem.. baguslah, kita tidak jadi kesana.” Cetus Siwon pelan.

Yoona tersenyum, dia senang jika berhasil membuat Siwon cemburu padanya. Cara Siwon cemburu bagi Yoona sangat unik, dan entah kenapa membuat hati Yoona berdebar.

“di ujung jalan itu, lalu belok kanan ya..” perintah Yoona memberi petunjuk jalan.

Siwon membelokan mobilnya, lalu ketika Yoona bilang berhenti di ujung kanan jalan, siwon meminggirkan mobilnya dan meghentikan tepat didepan sebuah kedai yang tidak terlalu besar, tapi keadaannya cukup aman dan nyaman.

Yoona memakai kacamata hitamnya lagi sebelum melepas safebelth dan keluar dari dalam mobil, Siwon memakai topinya dan ikut keluar dari dalam mobil, mendamping Yoona.

“Immo.. aku pesan ttopokinya dua pack.” Pesan Yoona pada seorang bibi yang menanyakan keperluan Yoona.

“Kau tau dari mana tempat ini?” tanya Siwon sambil celingunkan memperhatikan jalan yang banyak toko-toko kecil dan tidak terlalu ramai. Ini bisa dibilang tersembunyi dari hiruk-pikuk Gangnam.

“Hemm.. dari.. dari.. seseorang, ya walau disini terlihat pinggiran tapi aku berani bersumpah Ttopokki disini adalah yang paling lezat yang pernah aku makan.”

“Seseorang siapa?” nampaknya Siwon tidak butuh penjelasan lain. dia butuh dari mana Yoona tahu tempat ini saja. karena dia tidak pernah mengajak Yoona kesini sebelumnya.

“Aku sering pergi kesini bersama Heechul oppa..” jawab Yoona.

“Ini.. pesanannya.” Suara bibi penjual mengagetkan Yoona dan Siwon. Bibi itu menyodorkan satu kantong plastic berukuran sedang berisikan dua pack ttopokki.  Yoona menerimanya dan memberikan tiga lembar won.

“Kamsahamnida, oh,ya.. kemarin Jang Geun Seuk baru dari sini juga,,” ucap si bibi memberitahu Yoona. “Saat kutanya kenapa tidak pergi bersama denganmu dia hanya tersenyum, eh, malah sekarang ternyata kau pergi dengan lelaki ini. Dia siapa ya? Hemm.. Siwon Super Juniorkah?”

“Ah.. iya bibi, terimakasih.” Yoona nampak kikuk dan tidak mau memperpanjang obrolan macam itu lagi, karena siwon sudah dengan terang-terangan melototinya dengan sikap cemburu buta.

“Kita ketoko buah disebelah.. aku harus membeli buket buah apel.. kata Seohyun buah cocok dikomsumsi disaat cuaca seperti ini.” Ucap Yoona lalu berlalu dari  hadapan Siwon berjalan menuju toko buah.

Siwon tidak ikut masuk kedalam toko buah, dalam sekejap dia jadi bad mod karena ucapan si bibi penjual ttopoki tadi, dan Yoona juga.. apa-apaan dia tadi bilang kesini bersama Heechul, tapi nyatanya malah Jang Geun Suk, yang diam-diam tertarik dengan Yoona. Bahkan gilanya sampai menciptakan lagu buat Yoona yang pergi dengan Yoona. Andai saja SM mengijinkan dia menciptakan lagu, sudah pasti lagu yang Siwon ciptakan juga untuk Yoona. Dan Siwon akan bilang saat conferensi pers, lagu itu hanya untuk dan terinsfirasi dari Yoona.

Tak lama Yoona keluar dari toko buah menenteng buket apel yang sudah disusun rapi dikeranjang dengan sangat cantik. “Ayoo..” seru Yoona melewati Siwon berjalan mendekati mobil Siwon yang terpakir dipinggir jalan.

“ternyata sering kesini bersama dia, jika aku tidak ada.. pasti kau sangat senangkan?” tanya Siwon begitu didalam mobil.

“bibi itu penggemar drama Love rain jadi ketika aku datang dengan Jang geun seok oppa, dia terlewat senang, aku hanya dua kali kesini, ya pertama dengan Jang Geun seok oppa, dan kedua bersama Jang dan Heechul oppa.” Jawab Yoona jujur.

“tapi kau tidak pernah bilang padaku!” tuntut Siwon.

“jika aku bilang kau pasti tidak akan mengizinkannya, iyakan?”

“Iya tentu! Kau kenapa sih tidak bisa menolak jika ditawari kemana saja dengan orang-orang itu?”

“Karena aku memang tidak bisa menolak, mereka aku anggap semua teman. Jika ada scandal terjadi, semua itu tidak ada artinya apa-apa. Aku ingin punya teman yang banyak hanya itu.”

“Tapi Jang Geun seok, Lee Seung gi, Lee Gikwang, Lee Joon, Lee Minho, Taecyeon , Seo in Guk dan entahlah siapa mereka banyak orang mengira kau pasti punya hubungan dengan salah satu dari mereka. Aku membacanya di internet.” Jelas Siwon mengungkapkan kecemasan hatinya, tentang scandal kekasihnya itu.

“Oppa ternyata gemar gossip juga. Tapi kenyataannya itu tetap scandal karena kekasih aku hanya oppa!” jawab Yoona sambil menatap Siwon yang tidak konsen dengan mengemudinya.

Yoona menyentuh lengan kanan Siwon yang besar dan kekar yang sedang menggenggam stir. “Oppa juga, berteman dengan siapa saja, bahkan artis-artis luar negeri  yang aku tidak kenal sekalipun, tapi aku tidak pernah marah seperti oppa dan menuntut oppa yang macam-macam. Karena aku percaya pada oppa, oppa dengan wanita-wanita itu hanya teman, rekan kerja dan tidak lebih. Karena aku yakin oppa, dihati oppa hanya ada aku.” Jelas Yoona pelan.

Siwon menghembuskan nafasnya. Lalu meririk Yoona, Siwon menyentuh tangan Yoona yang ada diatas tangannya. “Mianhae..Jeongmal Mianhae..aku selalu seperti ini terhadapmu,” sepertinya siwon sudah sadar bahwa cemburu butanya itu memang tidak beralasan sama sekali.

Memang tidak adil bagi Yoona, jika dia tidak boleh dekat dengan lelaki manapun,selain keluarga SM dan dirinya. Tapi sedangkan Siwon sendiri dengan santainya memamerkan kedekatannya dengan wanita-wanita manapun, bahkan sampai artis-artis luar negeri, walau statusnya sama hanya teman dan rekan kerja.

“Tidak apa-apa aku mengerti..” ucap Yoona pengertian.

Siwon tersenyum memandang Yoona sekilas. “Ah.. efek rindu jadi seperti ini.. Yoona-ah!! Saranghae!!” teriak Siwon didalam mobil.

Yoona cekikikan melihat tingkah Siwon. Apalagi sekarang Siwon sedang bersenandung riang menyanyikan sebuah lagu cinta dari Bruno mars dengan suaranya yang ngebass dan gayanya yang lucu.

Tiba-tiba  Yoona menghentikan nyanyian Siwon dengan dia bernyanyi lagu dari Sistar yang dibawakan Siwon saat special stage di SS5 world Tour.

“Yaya..yaa..ya.. apa yang kau lakukan.” Siwon mengnoyol-noyol bahu Yoona yang terus berjoget dengan sexy meledek Siwon.

“Hemm Sistar  atau Som Dam Bi ya??hahah Oppa kau sexy sekali,,”ledek Yoona.

“Ah.. aku malu sekali..” keluh Siwon dan mukanya memerah. Yoona  malah sekarang menyanyikan lagu Son Dam Bi dan menirukan gaya Siwon. Dia menontonnya di Youtube mungkin.

“sejak kapan kau pandai manari menggunakan highheels?”

“itu rahasia Super Junior!!”

“Hahaha, jangan-jangan kau sering melakukan hal itu, bersama Leetuk oppa dan Heechul oppa, nampaknya kau harus segera mendaftar Wamil juga seperti mereka.”

 

~***~

 

“Annyeonghasimnika…” Yoona memberikan salam dan membungkukkan tubuhnya dengan begitu rendah ketika kedua orang tua Siwon berdiri menyambut kedatangannya.

“Anyyeonghasimnika…Yoona ssi, apa kabarmu?” tanya Ibu Siwon.

“Baik.. aku baik saja. bagaimana dengan keadaan anda? Kuharap Ajjuma selalu sehat dan bahagia.”

Ibunya Siwon tersenyum, dia merangkul bahu Yoona mengajak Yoona masuk kedalam rumahnya yang seperti istana modern. “Yah, yang seperti kau lihat aku baik-baik juga.”

Siwon berjalan mengikuti dibelakang bersama ayahnya sambil membawa buket apel dan sekantong ttopokki.

“Yoona kau terlihat kurus sekali, apa kau tidak diberi makan oleh SM?” tanya Ayah Siwon.

Yoona menoleh kebelakang. Lalu tersenyum. “aku sudah makan banyak tapi tubuhku tidak tumbuh dengan baik.”

“Tapi kecantikan wajahmu tidak pernah berubah.” Puji ayah Siwon.

“Kamsahamnida.”

Mereka membawa Yoona kemeja makan yang sudah ditata rapi dengan menu makan malam mereka kali ini. Tak lama adik Siwon turun dari lantai dua, datang menemui Yoona.

“Annyeong eonni…” sapa Choi Jiwon

“Hai.. apa kabar? Aku baru melihatmu lagi, senang sekali. “ Yoona langsung berpelukan dengan adik satu-satunya Siwon.

“Aku juga senang bertemu dengan Yoona eonni lagi.” Balas Cho Jiwon.

“Bagaimana kuliah mu?” tanya Yoona.

“sedang libur semesteran.”

“Ah.. aku iri sekali, kau bisa berkuliah dengan normal. Aku ingin capat-cepat menyelesaikan kuliahku.”

“tenang saja jika sudah sampai tugas akhir dan sekripsi, aku dan oppa siap membantu.”

“Ah.. Jinja?? Gomawoyo!!” Yoona memeluk Ji Won lagi.

“Sudah berbincang-bincangnya, mari sini duduk, Jiwon memang senang sekali setiap Yoona datang, dia selalu ingin punya kakak perempuan.. karena usia kalian hanya beda dua tahun maka kalian terlihat sangat baik.” Komentar Ibu Siwon sambil menyediakan piring satu persatu.

“Omma Yoona Membawa buah apel dan Ttopoki, ku letakan dimana?”seru Siwon yang sejak tadi dikacangi dan diberatkan oleh bawaan Yoona.

“Oh.. Yoona? Kenapa kau repot sekali..” Ibu Siwon merendah.

“Tidak apa-apa, aku jarang sekali memberikan hadiah untuk kalian. Tapi maaf hanya itu yang saat ini aku bisa berikan.”

“Itu sudah lebih dari cukup. Terima kasih ya..” ucap ibu Siwon, membuat hati Yoona senang. “Siwon, letakan itu dimeja dapur saja. berikan pada immo.”

“siap..” jawab Siwon lalu berlalu dari hadapan keluarganya dan Yoona.

 

Mereka menikmati makan malam dengan banyak menu yang begitu lezat dan tak tertinggal kimchi. Yoona benar-benar merasa senang. Ini adalah kali ke empatnya dia berkunjung dan kumpul bersama dengan keluarga Siwon seperti ini. Karena jadwal dia dan Siwon yang terlalu padat maka tidak sempat untuk kumpul bersama keluarganya. Yoona selalu senang jika diajak siwon bermain dirumahnya, walau awalnya dia agak sedikit takut dan minder tapi sekarang ini karena keramahan keluarga Siwon serta kehangatan keluarga siwon, maka dia sudah bisa bersikap biasa saja. Yang Yoona senang dari keluarga kecil ini.  Siwon mempunyai Seorang ibu yang menyayanginya walaupun dia begitu sibuk dalam pekerjaannya. Sedangkan Yoona, dia tidak memiliki Ibu sejak kecil. Jadi dia sangat senang jika diperlakukan seperti keluarga oleh keluarga Siwon.

“besok apa kau sibuk?” tanya ayah Siwon.

“Aku? Sepertinya tidak..palingan kami hanya latihan vocal dan dance saja.” jawab Yoona.

Ini adalah obrolan kecil seusai makan malam. Sekarang mereka sedang berkumpul di ruang keluarga sambil menonton acara televisi dan memakan makanan ringan serta minuman soda.

“Kau menginap saja disini, besok pagi kita jogging bersama di taman Hanggang, bagaimana?” tawar Ayah Siwon.

Yoona  tersenyum malu.”ne? ah.. aku, tidak enak..aku belum izin dengan para member dan menagerku. Sepertinya tidak bisa. Bagaimana kalau besok pagi-pagi sekali aku sudah datang kesini?”

“Yah.. Eonni, masalah izinkan gampang, ayolah, kau bisa tidur dikamarku, pakai pakaianku.” Rayu Ji Won.

Yoona jadi Galau. Yoona menatap Ke Siwon. Siwon malah menaikkan bahunya. Seolah berkata pada Yoona “Up to You..”

“Yuri Eooni bisa marah padaku, jika aku tidak tidur malam ini dengannya.” Yoona terus mencoba mencari alasan. Dia benar-bena tidak enak hati jika memang sampai harus menginap dirumah Siwon.

“Kami tidak apa-apa Yoona. Bukankah lebih baik begitu? Kita harus lebih mendekatkan diri satu sama lain. jadi saat nanti kau benar-benar menjadi istri anakku. Kita sudah terbiasa.” Jelas Ibu Siwon.

Yoona lagi-lagi menatap Siwon, meminta kepastian. Siwon malah hanya tersenyum lebar. Kesenangan dia sudah mendapat restu terang-terangan dari keluarganya.

“Ya..eonni ya..menginaplah satu malam saja..” lagi-lagi Jiwon merayu Yoona.

“Baiklah..nanti aku minta izin Yuri eonni dan Taeyeon eonni dan menegerku dulu.” jawab Yoona akhirnya. Keluarga Siwon tersenyum kemenangan.

“Asikk.. akhirnya aku bisa tidur sekamar dengan Yoona eonni,..” seru Jiwon senang sambil menggait lengan Yoona.

“Heii..heii.. siapa bilang dia menginap dan tidur denganmu? Dia akan tidur dengan oppa dikamar oppa!” ledek Siwon.

“Ya..ya.. ya..!! Oppa! Kau belum menikah dengan Yoona Eonni!!” omel Jiwon.

“Menangnya kalau belum menikah kenapa? Tidak boleh hanya tidur bersama?” tanya Siwon.

Jiwon terdiam sesaat.”Pokoknya malam ini Yoona Eonni jadi milikku. Karena aku yang memaksanya menginap disini.”

“Iya.. aku akan tidur dengan kau Jiwon.” Putus Yoona.

Siwon berpura-pura memasang muka sedih sambil menatap Yoona.

“Aduhh.. Siwon.. kau ini” ledek ibunya. Dan ayahnya mentertawakannya.

Yoona ikut tertawa. Pokoknya dia sangat senang dengan keharmonisan keluarga ini. Dia benar-benar menjadi egois sekarang. Dia benar-benar ingin menjadi bagian kecil dari keluarga siwon kekasihnya.

 

~***~

 

Yoona masih membuka matanya, dia tidak dapat tidur begitu saja. ia membuka selimutnya yang menutupi seluruh tubuhnya. Yoona menoleh kesamping kiri, Jiwon yang baru saja selesai curhat segala hal pada Yoona sudah tertidur lelap. Tinggal Yoona yang masih terjaga dan tidak bisa tidur.

~dreett…dreett…~

Ponsel Yoona yang ia letakan dibawah bantal bergetar. Yoona mengambilnya. Dia tersenyum melihat siapa yang mengirimkannya pesan singkat itu. iya tentu saja Siwon yang mengirimkannya.

 

Chagiya… apa kau sudah tidur?

Aku tidak bisa tidur oppa..

Wae? Apakah Jiwon mendekur?

😀 bukan, entahlah, mungkin aku belum terbiasa saja.

Aku mengerti 🙂 apa kau mau aku temani? Kita keluar dan bermain ditaman belakang, aku akan menemanimu sampai kau mengantuk.

Benarkah? Apa tidak apa-apa?

Iya.. benar, jadi sekarang turunlah dari kasur diam-diam dan keluarlah dari kamar Jiwon. Aku akan menunggu diluar kamar

Baiklah..tunggu sebentar

 

Yoona mengikuti instruksi yang diberikan Siwon. Dia turun dari kasur Jiwon perlahan dan memakai sandal tidur yang ada di samping kasur lalu dia berjalan diam-diam keluar dari kamar Jiwon. Begitu Yoona membuka pintu kamar, Yoona terkejut karena Siwon sudah berdiri dihadapannya.

“Astaga kau membuatku jantungan.” Keluh Yoona sambil mengelus dadanya.

“Apa? Apa kau seperti ingin pingsan? Pingsanlah aku akan berikan nafas buatan untukmu.” Canda Siwon.

“Oppa!!” Yoona menabok bahu Siwon.

“Ssstt..jangan berisik, nanti Jiwon dengar. Ayoo turun.”

Yoona menutup mulutnya sendiri. Lalu dia dan Siwon bergandengan tangan berjalan dengan perlahan menuruni anak tangga dan meninggalkan kamar Jiwon. Siwon mengajak Yoona keluar ketaman belakang rumahnya dimana ada sebuah kolam renang, tempat untuk BBQ, untuk main panah dan ada ayunan santai  juga.

Yoona dan Siwon duduk bersama diayunan kayu yang seperti keranjang belanjaan yang muat berdua. Yoona meletakan kepalanya diatas bahu Siwon, sambil menatap langit malam Gangnam,seoul  yang begitu gelap hanya ada beberapa bintang kecil dilangit yang cahayanya terlihat.

“Kenapa kau tidak bisa tidur? apa rumahku tidak nyaman untukmu?” tanya Siwon.

“Tidak, justru karena sangat nyaman makanya aku sampai susah tidur. aku takut ini hanya sebuah mimpi yang jika aku tidur, besoknya aku bangun ternyata ini semua tidaklah nyata”

Siwon tersenyum kecil sambil membelai rambut Yoona.

“selama ini aku menghabiskan waktu bersama para member,tidur dengan Taeyeon eonni dan Sooyoung eonni, sekarang aku tidur dengan Yuri Eooni, tapi malam ini Jiwon dengan baik hatinya berbagi kamarnya yang megah bersama ku, aku benar-benar senang, dia bisa menerimaku secepat ini.”

Siwon meraih tangan Yoona menyatukan sela jemari Yoona dengan jemari miliknya. “Menyatu.. itu karena kita menyatu, kau tidak perlu merasa aneh atau tidak enak hati, Aku berbagi apapun yang aku punya untukmu, jadi keluargaku juga untukmu, mereka sayang padamu, karena kau tanpa sadar telah mengambil hati mereka dengan baik.”

Yoona memerhatikan jemarinya yang menyatu dengan jemari Siwon yang besar-besar. “Bagaimana kalau kita menikah saja? saat aku pergi kepernikahan Sunye eonni, aku terus terpikirkan tentang kita. Aku salut dengan Sunye eonni yang berani ambil keputusan seperti itu, disaat dia dan para member sedang diatas awan, dia malah turun dengan hati-hati dan mengambil pilihannya sendiri dengan pasti. Dan hebatnya dia bisa meyakinkan JYP, member Wonder girls, para fans dan keluarga satu agensi, bahwa pernikahannya akan baik-baik saja tanpa ada scandal yang menjelekkan semuanya. Dan ternyata dia berhasil, bahkan sekarang aku dengar dia sedang mengandung, ah.. benar-benar behagia.”

“Sayangnya kita belum benar-benar berani untuk mengambil langkah yang sama seperti itu.” ucap Siwon.

Yoona memanggutkan kepalanya. Ucapan Siwon memang benar.

“Kita harus perlu bersabar, dan pasti kita juga bisa benar-benar bahagia, tanpa harus terburu-buru.” Tambah Siwon lagi.

Yoona melingkarkan tangannya dipinggang Siwon lalu kepalanya turun kedada Siwon. Saat ini Yoona dapat mendengar suara dekat jantung Siwon, detakan jantung yang kencang tapi menenangkan. “Asalkan kau tetap disampingku aku akan bahagia,”

Siwon balas memeluk Yoona, dia mencium puncak kepala Yoona. Yoona memejamkan matanya. “ Aku janji akan membahagiakanmu.”

Yoona sekarang mulai merasa benar-benar nyaman, sampai ngantuk akhirnya mulai menghampirinya. Angin malam yang berhembus seirama memberikan sentuhan dingin yang lembut. Siwon mengambil Selimut yang tadi ia bawa dari kamarnya. Dia membuka selimut itu, ketika Yoona benar-benar sudah terlelap didalam pelukkannya. Siwon menyelimuti tubuh Yoona sampai mungkin  Yoona merasa hangat dalam tidrunya. Siwon mendekap Yoona sambil tersenyum diatas Ayunan ranjang. Siwon menatap Langit hitam.

“Tetaplah seperti ini, Love is not God, but God is Love!” ucap Siwon sambil tersenyum.

Ia besandar juga pada tubuh Yoona saling berpelukan, dan Siwon memejamkan matanya juga. Tanpa sadar ia ikut terlelap juga. Mereka malah tidur bersama diayunan, entahlah apa yang terjadi jika Jiwon tahu ternyata Yoona malah tidur dengan Siwon. Dan entahlah apa yang akan dikatakan ayah dan ibu Siwon jika melihat anak dan calon menantunya seperti ini. Tapi nampaknya dua sejoli ini tidak peduli dengan semua itu, mereka selalu punya banyak alasan. Dan mereka senang dan nyaman dengan hal ini.dan besok mereka juga harus lari pagi bersama, seperti keluarga bahagia di Seoul yang lainnya. Sebelum nanti mereka disibukkan kembali dengan kegiatan mereka dalam grup masing-masing. Tapi setidaknya siwon dan Yoona senang karena minggu dan bulan ini mereka akan ada jadwal show bersama di luar negeri. Jadi walau waktunya tak banyak, tapi mereka masih bisa mengabiskan waktu bersama. Dan itu pasti menyenangkan.

 

~~ THE END ~~

Don’t forget to leave a comment,and I hope U like this short Story 🙂

Advertisements

124 comments on “FF YoonWon – Already Miss You (OS)

  1. Yaak.. so sweet banget.. aigoo…
    Oppa ku yang tampan dan eonnie ku yang cantik.. hiduplah dengan bahagia ;)apapun jalan yang kalian ambil, kita akan dukung sekalipun agak menyakitkan ^^ #curcol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s